makalah perubahan sosial dan kebudayaan

Perubahanperubahan sosial dan kebudayaan mempunyai satu aspek yang sama yaitu kedua-duanya bersangkut paut dengan suatu penerimaan cara-cara baru atau suatu perbaikan dalam cara suatu masyarakat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, dewasa ini proses-proses pada perubahan-perubahan sosial dapat diketahui dari adanya ciri-ciri tertentu, antara lain : 1. Perubahansosial terjadi ketika ada kesediaan anggota masyrakat untuk meniggalkan unsur-unsur budaya dan sistem sosial lama dan mulai beralih menggunakan unsur-unsur budaya dan sistem sosial yang baru. Seluruh kehidupan masyarakat baik pada tingkatan individual, kelompok, Negara, dan dunia yang mengalami perubahan. Jakarta Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19) TUMENGKOL,MSI UNIVERSITA$ SAM RATULANGI Hubungan antara perubahan sosial dan kebudayaan 219 PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DAN EKONOMI Agarmemahamiperanan dakwah islam dalam perubahan sosial. BAB II. PEMBAHASAN. A. Pengertian Dakwah Islam. Dakwah dalam bahasa Arab berasal dari kata (da'a yad'u, da'watan), berarti menyeru, memanggil, mengajak, menjamu[1]. Atau kata da'a, yad'u, duaan, da'wahu, berarti menyeru akan dia[2] MAKALAHPERUBAHAN PSIKOLOGI PADA MASA KEHAMILAN. PSIKOLOGI PADA KEHAMILAN, 2015. Rahmatia Olii. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. yang tumbuh dari norma 1 PERUBAHAN PSIKOLOGI PADA MASA KEHAMILAN sosial-budaya, dan persoalan dalam kehamilan itu sendiri dapat menjadi pencetus berbagai reaksi fisiologis, mulai Wo Treffen Sich Singles In Stuttgart. GFEFCFLZMR]BFLFH ^A^KFC B]DF[F DFH OCABFCK^F^K Gfefcfl khk dksusuh uhtue gmgmhulk Tuofs Tmrstruetur Gftf Euckfl –Gftmrk KZ^ dk ^GZ/GTs‗Dasmh Zmhofgpu 0 Dr. Mtty Rfthfwftk, G. Zd Dksusuh Acml0MRKEA FGFRA 6;Tu`ufh Zmhucksfh........................................................................................2 BFB KK ZMGBFLF^FH...............................................................................> saskfc budfyf dfh ocabfcksfsk...................................................> pmrubflfh saskfc budfyf dfh ocabfcksfsk...................................... pmrubflfh saskfc budfyf dfh ocabfcksfsk.....................................9 BFB KKK ZMH]T]Z.......................................................................................; DFITFR Z]^TFEF....................................................................................6 Perkembangan zaman yang semakin maju menuntut manusia untuk dapat mempertahankan eksistensinya dalam kehidupan. Sadar atau tidak sadar, manusia sebagai makhluk monodualisme akan mengalami perbedaan keadaan sosial dari waktu sebelumnya ke waktu sekarang ataupun masa depan. Perbedaan keadaan itu yang menyebabkan adanya perubahan sosial, perubahan tatanan masyarakat yang secara sadar ataupun tidak, cepat atau lambat. dapat berlangsung dengan sendirinya maupun disengaja, tentunya dengan memperhatikan faktor-faktor pendukung sekaligus penghambatnya. Berbicara tentang perubahan, kita membayangkan sesuatu terjadi setelah jangka waktu tertentu, kita berurusan dengan perbedaan keadaan yang diamati antara sebelum dan sesudah. Secara ontologi dapat dikatakan bahwa masyarakat tidak dalam berada keadaan tetap terus menerus. Semua realitas sosial senantiasa berubah dengan derajat kecepatan, intensitas, irama, dan tempo yang berbeda. 0% found this document useful 0 votes2 views20 pagesOriginal TitleMakalah Perubahan Sosial dan Perubahan KebudayaanCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2 views20 pagesMakalah Perubahan Sosial Dan Perubahan KebudayaanOriginal TitleMakalah Perubahan Sosial dan Perubahan KebudayaanJump to Page You are on page 1of 20 You're Reading a Free Preview Pages 8 to 18 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. 83% found this document useful 18 votes19K views22 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?83% found this document useful 18 votes19K views22 pagesMakalah Perubahan Sosial BudayaJump to Page You are on page 1of 22 ~ 1 ~ BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Pada dasarnya, setiap kehidupan masyarakat senantiasa mengalami suatuperubahan. Perubahan-perubahan ini menjadi fenomena yang wajar dalam kehidupanbermasyarakat. Hal ini dikarenakan setiap manusia mempunyai kepentingan yangtidak terbatas. Untuk mencapainya, manusia melakukan berbagai perubahan-perubahan. Perubahan bukan semata-mata berarti suatu kemajuan, namun dapat pulaberarti suatu kemunduran. Secara umum, unsur-unsur kemasyarakatan yangmengalami perubahan antara lain nilai-nilai sosial, norma-norma sosial, pola-polaperilaku, organisasi sosial, lembaga-lembaga kemasyarakatan, stratifikasi sosial,kekuasaan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan sebagainya. Kesemua perubahan inidinamakan perubahan perubahan sosial itu sendiri merupakan suatu proses yangbermula sejak manusia hidup bermasyarakat. Proses itu tidak pernah berhenti sampaikapan pun, karena manusia selalu menciptakan hal-hal baru dalam hidupnya. Jadi,perubahan sosial bersifat konstan atau tetap. Artinya, perubahan sosial terjadi terusmenerus tanpa henti. Menurut Paul B. Horton 1999, tidak ada satu masyarakat punyang generasi barunya meniru atau mengambil alih seratus persen kebudayaangenerasi sebelumnya. Kondisi sosial dikatakan berubah apabila struktur sosialmengalami perubahan secara signifikan berarti. Perubahan jangka pendek dalan halturun naiknya jumlah pengangguran bukan merupakan perubahan sosial. Perubahanmode, fashion, atau perubahan perilaku dan gagasan yang bersifat sementara jugabukan termasuk perubahan sosial. Denikian juga proses pemilihan umum untuk mengganti pemerintah juga bukan perubahan sosial. Akan tetapi, apabila setelahpemilihan umum terjadi kudeta, misalnya muncul seorang pemimpin pemerintahanyang bersifat otoriter dan diktator sehingga struktur pemerintahan berubah, barulahdapat disebut telah terjadi perubahan sosial. ~ 2 ~ Masyarakat baru dapat dikatakan mengalami perubahan, apabila terjadiketidaksamaan antara keadaan di masa lampau dengan sekarang dalam waktu yangcukup lama. Masyarakat yang selalu mengalami perubahan relatif cepat disebutmasyarakat dinamis, misalnya masyarakat mempelajari perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat, perludiketahui sebab-sebab yang melatari terjadinya perubahan itu. Apabila diteliti lebihmendalam sebab terjadinya suatu perubahan masyarakat, mungkin karena adanyasesuatu yang dianggap sudah tidak lagi memuaskan. Faktor penyebab yang berasaldari dalam masyarakat sendiri antara lain bertambah atau berkurangnya jumlahpenduduk, penemuan baru, pertentangan dalam masyarakat, terjadinyapemberontakan atau revolusi. Sedangkan faktor penyebab dari luar masyarakat adalahlingkungan fisik sekitar, peperangan, pengaruh kebudayaan masyarakat lain. B. Permasalahan Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas maka permasalahan yang akandibahas dalam makalah ini adalah 1. Apa hakekat perubahan sosial?2. Bagaimana bentuk perubahan sosial?3. Apa faktor pendorong, penghambat dan penyebab perubahan sosial?4. Bagaimana proses perubahan sosial? C. Tujuan Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui 1. Hakekat perubahan sosial2. Bentuk perubahan sosial3. Faktor pendorong, penghambat dan penyebab perubahan sosial4. Proses perubahan sosial ~ 3 ~ BAB IIPEMBAHASANA. Hakekat Perubahan Sosial Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembagalembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistemsosialnya, termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku di antara kelompok kelompok dalam masyarakat Selo Soemardjan 1974. Hal ini dikarenakan sifatperubahan sosial yang berantai dan saling berhubungan antara satu unsur denganyang unsur kemasyarakatan yang lainnya. Pengkajian mengenai perubahan sosialrelatif luas dan kompleks. Oleh karenanya, beberapa ahli sosial berusahamendefinisikan pengertian perubahan sosial sebagai berikut 1. Kingsley Davis Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi dalam strukturdan fungsi masyarakat. 2. William F. Ogburn Perubahan sosial adalah perubahan yang mencakup unsur-unsur kebudayaanbaik material maupun immaterial yang menekankan adanya pengaruh besar dariunsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial. 3. Mac Iver Perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi dalam hubungansocial relation atau perubahan terhadap keseimbangan equilibrium hubungansosial. 4. Gillin dan Gillin Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari carahidup yang telah diterima karena adanya perubahan kondisi geografi,kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, maupun adanya difusiatau penemuanpenemuan baru dalam masyarakat. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Perubahan sosial budaya selalu terjadi dalam kehidupan masyarakat. Bisa perubahan yang baik atau pun buruk. Hal ini disebabkan karena perkembangan jaman, dimana banyak hal yang berubah dikarenakan kemajuan teknologi, kreatifitass manusia, dan masih banyak faktor lainnya. *** Download Makalah Perubahan Sosial Budaya *** Tidak semua perubahan itu buruk. Namun sebagian besar masyarakat masih belum bisa menerima oerubahan yang lebih modern dan maju. Biasanya ini terjadi pada orang tua jaman dulu yang belum paham tentang pergaulan jaman sekarang dan pengaruh kebudayaan barat. Tapi kita sebagai manusia yang cerdas tidak bisa hanya menerima perubahan sosial budaya begitu saja. kita harus tau dampaknya ppada diri kita. Apakah itu baik bagi kita dan lingkungan atau tidak. Maka dari itu saya membuat makalah yang berjudul “Perubahan Sosial Budaya” agar pembaca dapat mengerti lebih dalam tentang perubahan sosial budaya dan dapat memutuskan apakah pembaca akan mengikuti perubahan tersebut atau tidak. Rumusan Masalah 1. Apa Definisi dari Perubahan Sosial Budaya? 2. Apa saja bentuk bentuk perubahan sosial budaya? 3. Apa faktor penyebab dan penghaalang perubahan sosial? 4. Apa dampak perubahan sosial? Tujuan Makalah 1. Untuk mengetahui definisi perubahan sosial budaya 2. Untuk mengetahui bentuk bentuk perubahan sosial budaya 3. Untuk mengetahui faktor penyebab dan penghaalang perubahan sosial 4. Untuk mengetahui dampak perubahan sosial BAB II PEMBAHASAN Definisi Perubahaan Sosial Budaya Pada dasarnya perubahan sosial dan perubahan budaya itu berbeda, namun memiliki keterkaitan. Suatu perubahan sosial pasti berpengaruh pada perubahan budaya, sementara budaya tidak mungkin lepas dari kehidupan sosial masyarakat. Karena itu sering disebut perubahan sosial budaya untuk mencakup kedua perubahan tersebut. Perubahan sosial dan budaya memiliki satu aspek yang sama, yaitu kedua-duanya menyangkut perbaikan dan penerimaan cara-cara baru bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Perubahan sosial dan perubahan budaya meski memiliki keterkaitan yang erat, namun dapat kita jumpai perbedaannya jika dilihat dari arahnya § Perubahan sosial merupakan perubahan dari segi struktur sosial dan hubungan sosial masyarakat. § Perubahan budaya merupakan perubahan dalam segi budaya masyarakat. Adapun perbedaannya dilihat dari segi yang dipengaruhi § Perubahan sosial terjadi dalam segi pendidikan, tingkat kelahiran penduduk, dan distribusi kelompok umur. § Perubahan budaya terjadi pada bentuk kesenian, kesetaraan gender, konsep nilai susila dan moralitas, penemuan baru, dan penyebaran masyarakat. Perubahan kebudayaan ini jauh lebih luas dari perubahan sosial karena meliputi banyak aspek, seperti kesenian, iptek, aturan hidup, dan lain-lain. Perubahan sosial biasanya memiliki beberapa ciri, di antaranya seperti yang diungkapkan oleh Moore yaitu 1 Tidak ada masyarakat yang perkembangannya berhenti, karena masyarakat akan mengalami perubahan cepat atau lambat dan berlaku secara tetap. 2 Perubahan-perubahan itu tidak bersifat sementara maupun terpisah karena perubahan terjadi secara berurutan. 3 Perubahan sosial memiliki asas ganda. 4 Inovasi dan isu-isu akan mempengaruhi perubahan sosial. 5 Perubahan sosial akan memberi akibat yang lebih luas pada pengalaman individu. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial dan Budaya A. Perubahan Evolusi dan Revolusi Perubahan evolusi adalah perubahan-perubahan yang berlangsung lama. Biasanya terjadi karena adanya usaha-usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keadaan dan kondisi baru yang muncul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. Contohnya adalah pada perkembangan ilmu pengetahuan. Perubahan revolusi adalah perubahan yag berlangsung cepat dan mendasar. Perubahan ini bisa terjadi karena ada rencana sebelumnya atau tidak sama sekali. Contoh revolusi adalah revolusi industri di Inggris, dimana terjadi perubahan produksi yang awalnya tanpa mesin menjadi menggunakan mesin. Menurut para ahli, agar perubahan revolusi bisa terjadi, maka ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu § Ada keinginan umum untuk mengadakan perubahan. § Ada pemimpin yang dianggap mampu memimpin masyarakat, menampung keinginan masyarakat, dan dapat menunjukkan suatu tujuan yang jelas pada masyarakat. § Ada keadaan yang tepat dan aktor pelaku perubahan yang baik untuk memulai perubahan. B. Perubahan Kecil dan Besar Perubahan kecil adalah perubahan yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti pada masyarakat. Contoh perubahan mode pakaian, mode rambut, dan lain-lain yang tidak berpengaruh bagi masyarakat secara keseluruhan jika kita tidak mengikutinya. Perubahan besar adalah perubahan yang membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat. Contohnya penggunaan komputer dan internet untuk menunjang kerja, penggunaan traktor bagi petani, dan lain-lain yang membawa perubahan signifikan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan. C. Perubahan yang Dikehendaki Direncanakan dan Tidak Dikehendaki Tidak Direncanakan Perubahan yang direncanakan adalah perubahan yangterjadi karena adanya perencanaan ataupun perkiraan oleh pihak yang merencanakan perubahan tersebut agent of change. Agent of change merupakan pihak yang diberi kepercayaan oleh masyarakat sebagai pemimpin satu atau lebih kembaga kemasyarakatan. Contoh perubahan ini adalah kewajiban masyarakat untuk menanam pohon yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Perubahan yang tidak direncanakan adalah perubahan yang tidak dikehendaki dan berlangsung diluar jangkauan masyarakat untuk menahannya, dan biasanya menimbulkan pertentangan di dalam masyarakat. Contohnya kecenderungan untuk mempersingkat prosesi pernikahan karena memerlukan biaya besar, meski perubahan ini tidak dikehendaki tapi masyarakat tidak mampu menghindarinya. D. Perubahan Progres dan Regres Perubahan progres adalah perubahan yang membawa keuntungan bagi masyarakat. Contoh perkembangan pendidikan masyarakat. Perubahan regres adalah perubahan yang membawa kemunduran bagi masyarakat di bidang tertentu. Contoh perubahan pola kehidupan remaja yang mabuk-mabukan. Faktor-Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya Faktor Perubahan dari dalam Masyarakat § Perubahan jumlah penduduk. Perubahan jumlah penduduk akan menimbulkan perubahan pada kebutuhan hidup, seperti sandang, pangan, dan papan. Selain itu penduduk yang bertambah akan menyebabkan tempat tinggal yang semula berpusat di keluarga nesar menjadi terpencar karena faktor pekerjaan. Contoh perubahan penduduk adalah program transmigrasi dan urbanisasi. § Pemberontakan atau revolusi, yang berpengaruh besar pada lembaga-lembaga masyarakat dan struktur masyarakat. Sebagai contoh G 30 S/PKI yang berakibat dilarangnya paham komunis si Indonesia. § Peranan nilai yang diubah. Misalnya program keluarga berencana yang mampu mengubah pandangan masyarakat untuk mengurangi jumlah kelahiran anak. § Peran tokoh karismatik, karena tokoh ini adalah tokoh yang disegani dan dihormati di masyarakat, maka masyarakat akan cenderung mengikuti arah tokoh tersebut. Seperti Ir. Soekarno yang memiliki karisma di masyarakat karena keahliannya berpidato. § Penemuan baru. Penemuan baru terbagi menjadi tiga bagian, yaitu 1. Inovasi, yaitu proses proses perubahan sosial budaya yang besar tapi terjadi dalam waktu singkat. 2. Discovery, yaitu penemuan unsur kebudayaan baru oleh seorang atau beberapa individu. 3. Invention, yaitu saat ketika masyarakat sudah mengakui, menerima, dan menerapkan penemuan baru tersebut. Faktor Perubahan dari Luar Masyarakat § Faktor alamiah, jika tempat tinggal masyarakat adalah pantai, maka masyarakat akan cenderung berprofesi sebagai nelayan. Selain itu jika terjadi bencana alam, maka masyarakat akan pindah ke daerah lain sehingga masyarakat akan beradaptasi dengan lingkungan baru tersebut dan melahirkan budaya baru. § Peperangan, yang pasti menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat. § Pengaruh kebudayaan masyarakat lain, ketika dua masyarakat saling berinteraksi. Interaksi tersebut akan menimbulkan perubahan pola pikir dan selanjutnya bisa terjadi akulturasi atau asimilasi. 1. Akulturasi adalah percampuran dua kebudayaan dimana kebudayaan setempat masih terlihat. Sering dianalogikan dengan rumus A+B=AB, dengan A=kebudayaan asing dan B=kebudayaan setempat. 2. Asimilasi adalah percampuran dua kebudayaan yang menghasilkan kebudayaan yang baru sama sekali. Dianalogikan dengan rumus A+B=C, dengan A=kebudayaan asing, B=kebudayaan setempat, dan C=kebudayaan baru. Dalam proses perubahan sosial budaya akibat interaksi masyarakat sering dijumpai istilah difusi, yaitu penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari sekelompok masyarakat ke kelompok masyarakat lain. Faktor pendorong perubahan Sosial Budaya 1. Penemuan baru. 2. Perubahan jumlah penduduk. 3. Pertentangan/konflik. 4. Pemberontakan/revolusi. 5. Keterbukaan masyarakat. 6. Akulturasi. 7. Asimilasi. 8. Sistem pendidikan yang maju. 9. Keinginan untuk maju dan orientasi ke masa depan. 10. Sikap menghargai hasil karya seseorang. Faktor Penghambat Perubahan Sosial Budaya 1. Sikap masyarakat yang tradisional. 2. Perkembangan IPTEK yang terhambat. 3. Adat istiadat dan hambatan ideologis. 4. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain. 5. Rasa takut akan terjadi ketidakseimbangan kebudayaan. Dalam perubahan sosial budaya dikenal adanya konsekuensi, yaitu hasil dari perubahan sosial budaya. Konsekuensi terbagi dua yaitu konsekuensi yang fungsional dimana masyarakat menjadi semakin tenteram, dan konsekuensi yang disfungsional dimana masyarakat mendapat akibat-akibat yang tidak diharapkan. Disorganisasi adalah perubahan sosial yang hanya sedikit atau bahkan tidak memberi manfaat bagi masyarakat. Dampak Perubahan Sosial Budaya Dampak Positif § Kebutuhan mudah terpenuhi. § Pola pikir masyarakat mengalami kemajuan. Dampak negatif § Masyarakat menjadi konsumif. § Ketidakmerataan pembangunan. § Pudarnya norma-norma masyarakat. Keadaan masyarakat yang mampu beradaptasi dengan perubahan disebut adjusment, sedangkan bentuk penyesuaiannya disebut integrasi. Keadaan masyarakat yang tidak mampu beradaptasi dengan perubahan disebut maladjusment, yang akan menimbulkan disintegrasi. Untuk menghindari dampak buruk perubahan sosial budaya, maka harus dilakukan tindakan preventif upaya pencegahan dan represif upaya penanggulangan dampak buruk. BAB III PENUTUPAN Kesimpulan Pada dasarnya perubahan sosial dan perubahan budaya itu berbeda, namun memiliki keterkaitan. Suatu perubahan sosial pasti berpengaruh pada perubahan budaya, sementara budaya tidak mungkin lepas dari kehidupan sosial masyarakat. Karena itu sering disebut perubahan sosial budaya untuk mencakup kedua perubahan tersebut. Terdapat beberapa bentuk perubahan sosial budaya diantaranya; Perubahan Evolusi dan Revolusi, Perubahan Kecil dan Besar dan Perubahan Progres dan Regres. Perubahan sosial bisa terjadi karena dua faktor, yaitu faktor dari dalam dan dari luar masyarakat. Salah satunya adalah faktor perubahan jumlah pendduduk. Dimana jika jumlah penduduk bertambah akan menimbulkan perubahan pada kebutuhan hidup, seperti sandang, pangan, dan papan. Selain itu penduduk yang bertambah akan menyebabkan tempat tinggal yang semula berpusat di keluarga nesar menjadi terpencar karena faktor pekerjaan. Saran Ada baikya kita menyikapi perubahan sosial dengan bijak. DAFTAR PUSTAKA Arisudewa. 2010. Perubahan Sosial Budaya. Diakses pada 5 September 2017 Berpendidikan. 2015. Bentuk bentuk perubahan sosial terlengkap dan contohnya. Diakses pada 5 September 2017 Istavita Utama. 2017. Perubahan Sosial Budaya. Download Makalah Perubahan Sosial Budaya

makalah perubahan sosial dan kebudayaan